• Status Order
  • Tlp: 08111130243
  • SMS/WA: 08111130243
  • info@superproduk.com
Terpopuler:

Kapan Mengganti Air Hidroponik

03 July 2021 - Kategori Blog

Hidroponik adalah sistem tanam memanfaatkan media lain selain tanah. Dengan menfaatkan sistem hidroponik, kita bisa menanam berbagai jenis tanaman di indonesia. Sistem menanam secara hidroponik bisa dimanfaatkan diberbagai tempat dan lingkungan entah itu di dataran tinggi seperti daerah pergunungan maupun di dataran rendah seperti pantai yang memiliki cuaca panas dan berpasir, meskipun dengan lahan sempit, ataupun tandus dan kurang subur sekalipun menanam dengan sistem hidroponik masih bisa dilakukan.

Mempelajari sistem hidroponik dan memahami fungsinya menjadi satu hal yang wajib karena dalam sistem hidroponik ada beberapa hal dalam budidaya seperti cara semai, pindah tanam, pemberian nutrisi, Mengganti air, sampai ke panen. tentu saja, sistem hidroponik ini mengandalkan air sebagai elemen penting dalam faktor keberhasilan. Nahh, kita harus mengetahui kapan waktu mengganti air hidroponik.

Berikut waktu dan ciri-ciri kapan air harus diganti :

Pertama, waktu mengganti air hidroponik adalah ketika setelah panen. Karena mengganti air ketika sesudah panen bisa sekaligus membersihkan sistem instalasi atau talang dsb, hal ini untuk menghindari tanaman baru terkena penyakit akibat sisa tanaman lama. Selain itu, Untuk menjaga pertumbuhan tanaman hidroponik agar stabil, memberikan suplai air baku yang mengandung oksigen serta nutrisi baru yang mengandung mikro dan makro baru yang lengkap yang dibutuhkan tanaman .

Kedua, waktu mengganti air hidroponik adalah ketika stock air dalam tandon menyusut dikarenakan faktor cuaca yang panas dan kebutuhan air dalam penyiraman permenitnya membutuhkan lebih banyak. Namun, ada kasus di beberapa pertani hidroponik yang tanaman nya layu dan akar membusuk. Nahh, itu menjadi salah satu waktu paling tepat untuk mengganti air karena bisa jadi, di dalam air tersebut menganduk jamur Phytium. Pada saat itu harus diganti airnya supaya tanaman bisa kembali tumbuh normal setelah penggantian air dengan larutan nutrisi yang baru.

 
Chat via Whatsapp

 
Chat via Whatsapp